Tutorial.2_Mengenal Jenis Panel Flash MX

Pada tutorial sebelumnya, telah kita  bahas tentang antar muka flash mx , Masih Ingat  ? ..

Oke, bagaimana bila ruang kerja flash MX yang akan kita gunakan ternyata tidak tampak adanya  Panel Colormixer , Toolbox , dll, lalu bagaimana cara menemukannya ?

Berikut ini adalah beberapa jenis panel yang dimiliki oleh flash MX, Anda boleh mengeksplorasi satu per satu agar mengetahu fungasi dari masing-masing panel tersebut. Baca selanjutnya…

Kategori:Tutorial

Tutorial.1_Mengenal Antar Muka Flash MX

Macromedia Flash merupakan sebuah program aplikasi standar yang digunakan untuk membuat sebuah animasi vector dan bitmap untuk keperluan pembangunan situs web yang interaktif dan dinamis. Selain itu aplikasi ini juga dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran yang interaktif baik berupa model presentasi , tutorial, animasi, drill, simulasi, maupun game atau permainan pendidikan. Movie-movie Flash MX memiliki ukuran file yang kecil sehingga dapat di download secara cepat dan dapat ditampilkan dengan ukuran layer yang dapat disesuaikan dengan keinginan. Aplikasi  Flash MX merupakan sebuah standar aplikasi industri perancangan dan perluasan kemampuan integrasi yang lebih tinggi lagi. Baca selanjutnya…

Kategori:Tutorial

Tugas Multimedia 1 _ Kode : TMM.01

Kerjakan soal di bawah ini dengan menuliskan huruf pilihan jawaban yang benar, dan tuliskan ke dalam kotak lembar tugas dengan cara klik foto Anda. Kemudian klik Kirim untuk mengirim ke dalam database nilai.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Makna yang terkandung dari konsep drill adalah :

  • A.    Melatih
  • B.    Mengingat
  • C.    Mengetahui
  • D.    Mendorong inisiatif siswa

2. Yang dititik beratkan dalam pembelajaran dengan model drill adalah…

  • A.   Waktu
  • B.   Skor
  • C.   Banyak Pengulangan
  • D.   Waktu dan Skor

3.   Pola dasar tutorial biasanya mengikuti ?

  • A.  Branching
  • B.   Belajar Tuntas
  • C.  Linear
  • D.  Tutor

4.   Lambang  bentuk belah ketupat dalam flowchart  menunjukan posisi

  • A.  Memulai
  • B.   Proses
  • C.  Selesai
  • D.  Pengambilan Keputusan

5.   Tutorial secara definitif adalah….

  • A.   Pembelajaran Tuntas
  • B.   Pembelajaran Khusus oleh instruktur
  • C.  Pembimbingan
  • D.  Belajar Mandiri

6.   Model simulasi pada dasarnya berupaya untuk :

  • A.  Memberikan pengalaman belajar konkrit melalui tiruan
  • B.   Mengkondisikan praktek belajar
  • C.  Mendemonstrasikan penglaman belajar
  • D.  Memberikan pengalaman secara langsung

7.   Terdapat empat kategori dalam program simulasi, mencakup :

  • A.  Information-action-condition-evaluation
  • B.   Reality-condition-situational-response
  • C.  Simulation-1, simulation-2, simulation-3, simulation-4
  • D.  Physical-procedural-situational-process

8.   Berikut ini karakteristik instructional games…

  • A.  Pelaku Permainan
  • B.   Skenario
  • C.  Tujuan
  • D.  Tingkatan Realitas

9.   Tujuan dari instructional games adalah …

  • A.  Diidentikan dengan pencapaian skor
  • B.   Memberikan aturan yang jelas dalam pembelajaran
  • C.   Menambah kemampuan siswa
  • D.   Memanifulasi lingkungan untuk belajar

10. Komponen instructional games adalah …

  • A.  introduction-body of instructional games-conclusion
  • B.   introductionary section-body of instructional games-student act.
  • C.  introduction-system up date-conclution
  • D.  introductory section-present scenario-action require

Aplikasi Multimedia Dalam Desain Pembelajaran

Untuk mengaplikasikan multimedia dalam desain pembelajaran kita harus mengacu kepada karakteristik multi media, format multimedia dan elemenelemen multimedia. Sedangkan menurut Wallington (1970) bahwa peran utama sumber belajar adalah membawa atau menyalurkan stimulus dan informasi kepada siswa. Dengan demikian maka untuk mempermudah aplikasi multimedia sebagai sumber belajar itu kita dapat mengajukan berdasarkan teori 5 W 1 H. (what, who, where, whom when and how) pertanyaan seperti “apa”, siapa”,”di mana”, kepada siapa, kapan dan bagaimana”. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, kemudian dapat disusun aplikasi multimedia dalam desai pembelajaran sebagai berikut: Baca selanjutnya…

Mengapa Perlu Menggunakan TI Dalam Pendidikan ?

Proses belajar mengajar (PBM) seringkali dihadapkan pada materi yang abstrak dan di luar pengalaman siswa seharihari, sehingga materi ini menjadi sulit diajarkan guru dan sulit dipahami siswa. Visualisasi adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengkonkritkan sesuatu yang
abstrak. Gambar dua dimensi atau model tiga dimensi adalah visualisasi yang sering dilakukan dalam PBM. Pada era informatika visualisasi berkembang dalam bentuk gambar bergerak (animasi) yang dapat ditambahkan suara (audio).

Sajian audio visual atau lebih dikenal dengan sebutan multimedia menjadikan visualisasi lebih menarik. ICT dalam hal ini komputer dengan dukungan multimedia dapat menyajikan sebuah tampilan berupa teks nonsekuensial, nonlinear, dan multidimensional dengan percabangan tautan dan simpul secara interaktif. Tampilan tersebut akan membuat pengguna (user) lebih leluasa memilih, mensintesa, dan mengelaborasi pengetahuan yang ingin dipahaminya. Baca selanjutnya…

Model Tutorial dalam Sebuah Multimedia Pembelajaran

6 Januari 2011 3 komentar

1.   Konsep Tutorial

Model ini digunakan untuk menyajikan materi secara untuh kepada siswa melalui konsep mastery learning atau belajar tuntas. Ketentuan umum bahwa model ini bisa dikembangkan untuk materi yang memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • informasi baru
  • bersifat konsep,
  • luas dan mendalam
  • memerlukan kontrol dan mastery learning
  • berhubungan antara bagian pokok materi yang satu dengan yang lainnnya.
  • memungkinkan dipelajari secara berulang
  • memiliki pola berpikir dan arah pembelajaran bercabang (branching).
  • membutuhkan kontrol waktu dalam setiap segmen materi atau Martery Learning secara keseluruhan
  • menekankan pada pengoptimalan pencapaian aspek kognitif Baca selanjutnya…

Elemen-elemen Multimedia Pembelajaran

6 Januari 2011 1 komentar

Membuat bahan ajar menggunakan multimedia tentu berbeda dengan menyiapkan bahan ajar dengan menggunakan media konvensional yang  biasa dilakukan. Kelebihan multimedia (audio, visual dan gerak) dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menyampaikan materi yang membutuhkan ketiga hal tersebut. Materi bahan ajar dapat disampaikan melalui gagasan yang kreatif. Dalam gagasan kreatif tersebut, guru dapat mengatur irama penyajian materi agar tidak datar dan membosankan. Langkah operasionalnya adalah guru terlebih dahulu membuat rancangan skenario pengajaran berupa story-board atau flow chart, agar alur informasi terkendali sejalan dengan materi yang hendak disampaikan. Tidak perlu seluruh durasi dan layer materi pengajaran dieksplorasi secara kreatif. Baca selanjutnya…