Beranda > Model Multimedia Interaktif > Model Tutorial dalam Sebuah Multimedia Pembelajaran

Model Tutorial dalam Sebuah Multimedia Pembelajaran

1.   Konsep Tutorial

Model ini digunakan untuk menyajikan materi secara untuh kepada siswa melalui konsep mastery learning atau belajar tuntas. Ketentuan umum bahwa model ini bisa dikembangkan untuk materi yang memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • informasi baru
  • bersifat konsep,
  • luas dan mendalam
  • memerlukan kontrol dan mastery learning
  • berhubungan antara bagian pokok materi yang satu dengan yang lainnnya.
  • memungkinkan dipelajari secara berulang
  • memiliki pola berpikir dan arah pembelajaran bercabang (branching).
  • membutuhkan kontrol waktu dalam setiap segmen materi atau Martery Learning secara keseluruhan
  • menekankan pada pengoptimalan pencapaian aspek kognitif

2.   Ciri Model Tutorial

Terdapat beberapa hal yang menjadi ciri  model tutorial, dimana materi pelajaran  dikemas dalam bentuk prosedur sebagai berikut :

1)   Pendahuluan

Pendahuluan berisi Identitas Mata Kuliah,Identitas Programer,  Judul,  Pokok Materi Perkuliahan, Petunjuk atau Langkah Pembelajaran yang harus ditempuh.

2)   Pokok Materi

Materi yang dikemas dalam bentuk skrip tutorial ini dapat dibagi ke dalam dua bagian, yaitu bagian uraian materi (content) dan bagian evaluation. Perbandingan antara luas materi dan banyaknya evaluasi untuk setiap frame harus diselaraskan, dengan demikian tidak ada ketentuan baku bahwa  setiap uraian materi harus berapa jumlah soalnya. Bentuk soal yang biasa  dikonstruksi adalah multiple choice atau pilihan ganda dengan option (a); (b); (c); dan (d). Hal ini dilakukan guna memudahkan desain link atau keterhubungan antar deteksi jawaban benar dan salah dengan statement yang diperlukan, misalnya jika jawaban adalah (a), maka benar atau salahnya jawaban  (a) yang pilih ini akan memungkinkan statement apa yang bisa dimunculkan, misalnya muncul statement sebagai respon “betul:, maka proses jawaban akan terus berlanjut. Sebaliknya jika jawaban (a) itu adalah “kurang tepat”, maka belajar harus diulang atau peserta didik harus mengulang kembali materi yang ditanyakan tersebut.

3)   Jenis balikan atau respon

Sebagaimana dijelaskan pada bagian 2), bahwa dal;am tutorial diperlukan adanya desain balikan atau respon terhadap jawaban-jawaban yang diberikan peserta didik dalam menjawab pertanyaan yang diberikan.

4)   Deteksi jawaban salah dan betul

Untuk memberikan gambaran hasil akhir dari sejumlah pertanyaan yang disajikan dan dijawab siswa, maka skor-skor akan diperlihatkan diakhir program, sehingga berapa kali ia menjawab salah dan mengulang materi (membaca materi kembali), dan berapa kali ia menjawab dengan benar.

5)   Soal formatif atau UTS,

Bisa disajikan secara tersendiri di luar prosedur Tutorial. Di mana soal evaluasi ini tersendiri dibuat atau memiliki icon yang dirancang khusus dalam menu utama dari model tutorial tersebut.

6)   Melihat hasil

Melihat hasil merupakan salah satu kontrol terhadap mastery learning peserta didik dalam menyelesaikan semua materi pembelajaran beserta soal-soal yang disajikan dalam model tutorial. Di mana pada bagian ini bisa didesain dalam bentuk skor angka atau grafik benar dan salah.

3.   Komponen Model Tutorial

a. Pengenal

  1. Judul Program (Title Page) ; Suatu program tutorial diawali dengan tampilnya halaman judul atau bentuk – bentuk lain yang dapat menarik perhatian siswa. Judul program merupakan bagian penting untuk memberikan informasi kepada siswa tentang apa yang akan dipelajari dan disajikan dalam program tutorial ini Berikut ini adalah contoh desain tampilan judul sebuah Program CAI Tutorial.
  2. Identitas Program; Prompt atau acuan digunakan untuk memandu siswa dan memberikan petunjuk Tentang apa yang harus dilakukan siswa
  3. Objektifitas Penyajian (Presentation of Objektif); Pada bagian ini disajikan tujuan umum dan tujuan khusus dari dari materi program yang anda Rancang
  4. Petunjuk (Direction); Petunjuk yang berisi informasi cara menggunakan program  yang anda buat diusahakan agar siswa mampu mengoperasikan program tersebut.
  5. Stimulsi Prioritas Pengetahuan (Stimulating Prior Knowledge); Prioritas pengetahuan berguna sebagai appersepsi. Dalam program tutorial yang anda kembangkan bentuk dari stimulasi prioritas pengetahuan dapat berupa synopsis dari materi yang terdapat dalam program.

b. Penyajian informasi

  1. Mode penyajian atau mode presentasi; Penyajian materi atau disebut dengan presentasi, merupakan bentuk penyajian informasi pembelajaran anda buat. Mode umum dari penyajian informasi biasanya mempergunakan informasi visual selain teks seperti Gambar, Grafik, Foto dan Image yang dianimasikan
  2. Panjang Teks Penyajian; Informasi pembelajaran yang ingin disampaikan dalam program tutorial yang anda buat harus benar – benar berisi materi pokok dalam bentuk kata-kata esensial. Demikian juga dalam menyajikan informasi dalam bentuk grafik, animasi  dan warna harus disesuaikan dengan kemampuan monitor untuk menyajikannya. (dukungan VGA moniotor Komputer)
  3. Grafik dan animasi; Pembuatan grafik dan animasi dalam program yang anda buat ditujukan untuk menambah pemahaman siswa terhadap materi dan focus informasi pada materi yang disajikan. Penggunaan objek gambar, grafik, animasi digunakan sebagai penguat informasi,yang disajikan. Grafik dan animasi sangat efektif untuk menambah  system belajar dengan komputer yang mampu menjelaskan sesuatu yang dibatasi ruang gerak dan waktu.
  4. Warna dan Penggunaanya; Seperti halnya dalam model drill bahwa penggunaan warna sangat berhubungan dengan presentasi grafik, objek, di mana  warna harus dapat memberikan kesan penguatnya. Penggunaan warna yang sesuai akan berguna untuk menarik perhatian  dan memfokuskan perhatian dan pemahaman siswa terhadap informasi materi pembelajaran yang disajikan. Warna harus berfungsi sebagai acuan, bukan sebagai bagian yang diutamakan dalam proses pembelajaran.

c. Pertanyaan dan Respon – respon

Adanya pertanyaan dalam program tutorial dimaksudkan agar siswa selalu memperhatikan materi yang dipelajarinya, serta untuk menilai sejauhmana kemampuan kemampuan siswa untuk mengingat dan memahami pelajaran tersebut.  Pertanyaan yang diberikan dapat berbentu benar salah, menjodohkan, pilihan ganda atau dalam bentuk jawaban singkat sedangkan respon diberikan untuk menganalisis jawaban siswa.

d. Penilaian Respon

Penilaian jawaban merupakan proses mengevaluasi respon agar feedback dapat diberikan siswa. Fungsi penilaian berfungsi untuk mengevaluasi hasil belajar siswa serta membuat keputusan apakah proses belajar dapat dilakukan ke proses berikutnya atau diulang kembali.

e. Pemberian balikan respon

Feed back atau umpan balik diberikan sebagai reaksi terhadap respon yang diberikan siswa. Umpan balik dapat berupa pesan – pesan dalam bentuk teks dan bentuk ilustrasi grafik. Fungsi adanya umpan balik adalah untuk menginformasikan apakah respon yang diberikan siswa tepat atau tidak. Jika respon yang diberikan siswa benar program akan memberikan reinforcement (penguatan) bagi siswa, namun jika respon siswa salah, maka program  akan memberikan keterangan punishment (hukuman) bahwa respon yang diberikannya salah.

f. Remediation (Pengulangan)

Penyajian materi kembali bagi siswa yang belum memahami matri yang dipelajarinya. Prosedur pengulangan yang paling umum adalah mengulangi informasi yang pernah dilihat siswa.

g. Segment pengaturan pelajaran

Program Tutorial pola dasarnya mengikuti pola pengajaran berprograma tipe branching. Pencabangan diatur sebelumnya dan dibuat dengan menu yang banyak pilihan. ( Lihat Flowchart pada perencanaan produksi ).

h. Penutup

Penutupan tutorial dilengkapi dengan ringkasan tentang informasi pelajaran. Ringkasan dapat berupa point – point utama, sebuah paragraf tentang tujuan pembelajaran. Jika program sudah mengumpulkan tentang data kemampuan hasil belajat siswa dan rekomendasi untuk pembelajaran selanjutnya.

Oke, berikut ini adalah contoh bagian isi dari sebuah multimedia pembelajaran model tutorial yang dibuat oleh Bapak Nuryanto S.Pd, guru Seni Musik SMA Dwija Praja Pekalongan.

_______________________________________________

Sumber :

  1. Cepi Riyana, Media Pembelajaran, Wacana Prima,2008
  2. Rusman, Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Komputer, Bahan Ajar, Jurusan Kurtek FIP UPI, 2004
  3. PPPPTK
  4. Nuryanto, Tutorial Seni Musik, Tangga Nada,SMA Dwija Praja Pekalongan, 2010
  5. Teguh Sasmito, Modul Pelatihan Flash untuk guru, 2010
  1. 14 Februari 2013 pukul 12:24 pm

    “Model Tutorial dalam Sebuah Multimedia Pembelajaran
    MULTIMEDIA PEMBELAJARAN” truly got me addicted
    on ur blog! I reallydefinitely will be returning more frequently.
    Thanks ,Brittney

  2. 5 Mei 2013 pukul 6:34 am

    Yesterday, while I was at work, my sister stole my apple ipad and tested to see if
    it can survive a 30 foot drop, just so she can be a youtube sensation.
    My apple ipad is now broken and she has 83 views. I know this is entirely
    off topic but I had to share it with someone!

  3. 26 September 2013 pukul 2:23 am

    Bagus
    Tingkatkan terus kreatifitas, kunjungi http://pcahyono.blogspot.com/2013_08_01_archive.html

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: